Posted by: emyou on: Desember 15, 2009
Sebuah e-mail menyapa di inbox. Tanpa judul. Pengirimnya adalah seorang teman yang lama tak berjumpa. Bahkan tak sepatah kata pun tertera. Hanya sebuah lagu yang segera ku unduh. Dari judulnya ku kira lagu John Legend yang menjadi soundtrack August Rush. Ternyata bukan. Suara Katon Bagaskara segera kukenali. KLA rupanya.
Sekilas kulihat senyumanmu untukku
Walau saat itu kau belum mengenalku
Someday i will tell you cerita tentang diriku
Sejak waktu itu hati kecil bicara
Dunia ‘kan indah bila kita bersama
Someday i will get you
It doesn’t matter what they say
Oh sungguh kau merampas hatiChorus :
It’s about you tonite
Would you open up your heart?
Someday you’ll be mine
We’re just waiting for a sign
It’s about you tonite
Ku percaya terjadi
Someday you’ll be mineBridge :
Telah ku bayangkan
Kita jalan berdua
Diriku dirimu yang bersatu di dalam cinta
Akan kupenuhi semua janji-janji
Hatiku ini untukmu- Someday, KLA -
Seulas senyum pun tersungging di tengah hari. Terima kasih
*gambar dipinjam semena-mena dari sini
Posted by: emyou on: November 15, 2009
Ketika kita dijahatin orang lain, dan kita lakukan kejahatan yang sama pada orang lain lagi, kita tau itu akan membuat kita sama jahatnya dengan orang yang jahatin kita. Tapi kadang, rasa sakit di dalam hati, ditambah goda setan dalam diri memang tak terelakkan.
Maka sekali ini saja, maaf, aku mau belajar jadi jahat dulu..
*asah taring*
Posted by: emyou on: Oktober 21, 2009
Gw sedang bersiap berangkat ke kantor ketika tanpa sengaja kedengeran pembicaraan abege tetangga kamar yang lagi ngobrol ama temennya.
“Tante gw kan ikut pameran di Singapur. Lu tau gak, yang di film Eiffel I’m in Love, ada TEMPAT SAMPAH KERANJANG ITEM? Itu barangnya tante gw”
Emang ada ya, dari sekian banyak penonton, adakah yang notice kalo ada tempat sampah keranjang item, di antara cekakak-cekikik melihat berbagai adegan lebay yang tersaji di film itu??
*sekedar apdet memastikan gw masi menyandang predikat blogger untuk menghadiri Pesta Blogger 2009. See ya there.. hehehehe…..
Posted by: emyou on: September 15, 2009
Saya: “Halo”
Suara di ujung sana (SDUS): “Ya halo”
Saya: *Terdiam sejenak. Kaget. Yang saya telfon teman laki-laki, kok yang ngangkat bersuara tante-tante?*
SDUS: Halo? Kok suaranya lemes?
Saya: Eeeh.. Iyah. *well.. what d’heck am i supposed to say?*
SDUS: Mau bicara dengan siapa ya?
*klik*
Telfon saya tutup. Excuse me? Lah yang punya nomer handphone itu siapa?? Sejak kapan handphone berfungsi sebagai properti umum??
Posted by: emyou on: Agustus 14, 2009
Tahun ini, negara tercinta kita memasuki usianya yang ke-64. Usia yang cukup tua dalam perhitungan umur manusia (mengingat usia pensiun saja dipatok pada angka 54, cmiiw) Namun bagi sebuah bangsa, masih banyak lagi yang harus dibenahi dan diperbaiki. Berbagai halangan dan rintangan yang mencoba meruntuhkan kedamaian dan memecahbelah bangsa, mari kita hadapi bersama dengan menyatukan langkah, bergandengan tangan dan berseru: KAMI TIDAK TAKUT!!
Selamat Ulang Tahun, Indonesiaku.. Terimalah sekedar persembahan dari kami, para KoJakers untuk menyemarakkan hari jadi-mu.
Posted by: emyou on: Juli 16, 2009

bagian dalam pintu toilet pesawat
Merhatiin gak?
Di toilet pesawat itu, bagian dalam pintunya ada tanda-tanda yang menurut gw sangat bertolak belakang. Lihat saja di kiri atas, ada tanda dilarang merokok. Tapi kenapa di bagian kanan bawah, disediakan semacam asbak untuk menaruh puntung rokok? Kalo misalnya dibilang itu bawaan desain pesawat lama sebelum adanya pemberlakuan penerbangan bebas rokok, kok nyatanya hal yang sama juga ditemukan di toilet pesawat-pesawat baru?
Ada yang bisa menjawab??
Posted by: emyou on: Juni 16, 2009
Hey… Thanx for calling.
Actually I’m kinda lost..
I don’t know where am i about right now..
So if you figure it out, would you mind telling me?
Just leave a message after the beep.
Thank you…
*beep*
Posted by: emyou on: Juni 16, 2009
Lapar di pagi atau siang hari?? Jika anda sedang berkelana di daerah Kebayoran Baru, bolehlah dicoba mampir ke jalan Raden Patah. Beragam penjual makanan berjajar di sana. Mulai Bakso, Sate Padang, Dim Sum, Rujak, dan masih banyak lagi. Namun bila sedang ingin makan berat, maka Nasi Combi bisa menjadi pilihan.

Nasi Combi?? Ya.. tepatnya nasi yang dijual dalam sebuah mobil vw combi berwarna putih yang biasa nangkring di pinggir jalan antara Universitas Al-Azhar Indonesia dan Kantor Departemen PU.
Hidangan yang disajikan selayaknya warung nasi lainnya. Dengan berbagai lauk-pauk mulai tempe-tahu bacem, ayam, ikan panggang, udang, cumi, sayur, urap, nasi bakar, dan masih banyak lagi. Di sana anda bisa memilih sesuka hati, dengan harga yang terjangkau. Favorit saya, yang sudah dihafal oleh si mbak penjualnya adalah terong, dengan krecek dan telur goreng. Hanya delapan ribu rupiah. Soal minum, sudah disediakan air putih gratis.

Masalah rasa, sama sekali tidak mengecewakan. Mungkin itu juga mengapa tempat makan yang dikelola seorang pria paruh baya yang biasa disebut “pakdhe” ini bisa bertahan hingga lima belas tahun lamanya, dengan pelanggan kebanyakan berasal dari lingkungan sekolah, universitas dan kantor-kantor yang ada di sekitar.
Enak, murah, kenyang…
Posted by: emyou on: Juni 11, 2009
Posted by: emyou on: Juni 2, 2009

Saya sungguh tak terbayang istilah apa lagi yang tepat untuk menggambarkan situasi ini. Prita Mulyasari, seorang ibu dari dua anak terpaksa harus ditahan karena curhat atas buruknya pelayanan RS.Omni Tangerang. Salah diagnosa yang mengakibatkan salah penanganan membuat sakit yang diderita ibu Prita bukannya membaik melainkan semakin parah. Setelah komplain kepada pihak rumah sakit tidak ditanggapi dengan baik, ibu Prita-pun menulis surat berbagi pengalaman ke sebuah milis.
Tak disangka tindakannya ini berbuntut panjang. RS.Omni Tangerang menuntutnya secara perdata dengan dalih pencemaran nama baik. Tidak berhenti sampai di situ, saat ini, beliau sedang dalam tahanan kejaksaan menanti sidang pidana karena dituntut dengan UU ITE.
Wew… Apa yang sedang terjadi di negeri ini?? Seingat saya, hak-hak konsumen dijamin dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen deh.. tapi kok jadinya malah ruwet kayak begini?? Akankah kita tinggal diam begitu saja?? Tentu tidak!!
Mengikuti jejak ndorokakung, simbok venus, dilla, mba memeth, tikabanget, dan masih banyak teman-teman lain yang bergabung dalam cause “Dukungan bagi ibu Prita Mulyasari, penulis surat keluhan melalui internet yang dipenjara” mari kita bergandengan tangan, bahu-membahu menyuarakan:
Hang on, bu Prita… We’re here for you…
*hugs*
Komentar Terakhir