Monthly Archives: September 2008

Catatan Akhir Ramadan

Saya hanya manusia biasa, tak luput dari salah, khilaf dan lupa.
Saya hanya manusia biasa, terkadang kumat iseng dan usilnya.
Saya hanya manusia biasa, tak terhindarkan dari dosa.

Di penghujung bulan mulia, kalo boleh saya meminta..
Kiranya sudi anda sekalian melimpahkan maaf, pemakluman dan pengampunan..
Agar bersih kembali hati ini menyambut hari yang suci.

Selamat Idul Fitri 1429H
Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum.
Minal aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin..

Iklan

Ngerjain Pe-eR

Dapet Pe-eR nih dari om warmorning. Disuru melanjutkan wabah postingan dengan aturan-aturan kayak gini:

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.

Kena program kena deh nih jadinya (g_doh). Baiklah om, here’s my facts/habits:

  1. Gw kecanduan Plurk. Yes, I admit it. I’m lost in Plurk world and I love it. Apalagi dengan kemudahan mengakses dari hape. Plurk adalah hal terakhir yang gw tengok sebelum tidur, menjadi bagian dari ritual pengumpulan nyawa ketika bangun, teman setia ketika bosan menunggu atopun jenuh dengan kesibukan. Let’s say… ANYTIME. Jerat pesona plurk ini baru bisa dielakkan ketika kita socially active, having a great time with people in the real world. Terkadang, ketika ketemu “manusia-manusia nyata” pun, godaan untuk plurking begitu tak terhindarkan. Yang gw bisa lakukan sekarang cuma menunggu wabah ini berlalu. Entah kapan.
  2. Gw bukan tipe anak rumahan. Paling bingung kalo tinggal terlalu lama di rumah (atopun kost). Mati gaya. Lebi suka jalan ngapain entah kemana dengan ato tanpa siapapun. Yang penting ga duduk diam bengong begitu saja.
  3. Ketika dihadapkan dengan berbagai pilihan makanan, gw cenderung memilih pasta dan menghindari nasi. Entah di resto, acara kondangan, ato manapun. Automatically gitu ajah. Yang mana hal ini membuat gw berpikir, jangan-jangan waktu dulu gw diturunkan ke bumi, telah terjadi kesalahan penempatan oleh malaikat yang punya jobdesk nyebar ruh manusia ke seluruh penjuru dunia. I think I was supposed to live in Italy bersama dengan pria-pria tampan ituh *dilempar Inzaghi*
  4. I’m spontaneous and impulsive. Mengikuti kata hati, lengkap dengan kesiapan untuk menanggung resiko yang mengiringi. Tentu dengan selintas pertimbangan sisi rasionalitas. Life is too short, let’s just enjoy and celebrate every second of it.
  5. Gw lebih suka pake ransel daripada pake tas “cewe” untuk ke kantor tiap hari. Lebih simpel dan fungsional ajah. Berasa bawa kantong Doraemon yang bisa muat beraneka rupa peralatan perang.
  6. Beberapa temen protes akan kecepatan jalan gw. Dan gw memang paling sebel kalo lagi di tempat umum orang berjalan dengan begitu leletnya sementara gw pengen menghemat waktu dengan sesegera mungkin sampai di tempat tujuan.
  7. Gw manusia air. Dalam artian, banyak minum air putih. Bener-bener patuh dengan batasan minimal mengkonsumsi air dua liter perhari. Paling bingung kalo lagi nginep di rumah orang yang bukan tipe peminum macem gw. Pernah gw sampe minum air keran gara-gara saking ga tahannya cuma disuguhin sedikit air huahahahhahaha…..untung gak jadi penyakit.
  8. Gw suka dan menghargai kejujuran. Qulil haqqa walaw kaana murran. Apa adanya ajah..
  9. Gw punya template otomatis setiap kali berhadapan dengan kamera. Itu membuat di foto manapun pose muka gw gitu-gitu aja hehehehe….
  10. Gw tipe orang yang akan melakukan apapun untuk pulang. Terbiasa tinggal jauh dari rumah, membuat pulang menjadi momen berharga yang ga bakal gw lewatkan. Hmm.. jadi pengen cepetan mudik lebaran.

Done!!

Enaknya siapa ya yang gw tag.. mmm… (g_thinking) gw pilih Kris, Ifan, Indah, Pizka, Antown, dan siapapun deh yang jiwa narsisnya tersentuh, bingung cari bahan postingan karena kelamaan tenggelam di Plurk ato sekedar berniat mulia pengen ikutan melanjutkan tongkat estafet. Monggo..dipun sekecakaken….


Maenan Barunya Pizka

Atas permintaan GITA aka @fiandigital dan Kris alias @chrisibiastika post ini dibuat. Sekedar memamerkan wajah-wajah narsis beberapa plurker yang “kebetulan” bertemu dan berkaraoke bersama di Inul Vizta dalam rangka menyambit eh menyambut kedatangan @pizka ke Jakarta, Sabtu lalu.

Dari kiri ada @indahwidi, @oelpha, @blue aka sophie, @buds dan @pizka. Uda tau kan sekarang GIT, Kris.. wujud-wujud yang terlibat dalam pembicaraan gila kita kayak apa?? huahahahhahaha…..

Maenan baru yang dimaksud disini tentunya adalah satu-satunya pejantan yang dengan beruntungnya terjebak di antara bidadari-bidadari. Ketika memasuki ruangan, Sophie sempat kebingungan dengan sapaan serempak “cari siapa mas?” sementara sang pengantar meninggalkannya begitu saja. Menyesal tidak sempat mengabadikan ekspresi lucunya hehehe…

Sebenernya masi ada satu lagi @meili, yang juga sempet hadir di acara mengemaskan suara sumbang malam itu. Sayang ketika sesi pemotretan dilangsungkan, beliau sudah harus pulang karena dijemput oleh tukang ojek kekasih tercintanya.

Malam masih panjang dan insting kelelawar Sophie belum mau diajak pulang. Jadilah tiga bidadari yang tersisa (minus Buds) melanjutkan menemaninya menikmati langit malam Jakarta dari Solaria Plangi Sky Dining hingga hari berganti pagi.

Terima kasih temans, dan tentunya Sophie.. Gak kapok kan ketemu kita-kita lagi?? GITA, jadi ikut jemput Kris di terminal tiga Bandara Soekarno Hatta November nanti kan?? huahahhahahahha…..


Georgia Rule

Uda lama juga gak posting tentang film. Kebetulan baru kemaren nonton film yang satu ini dan lagi-lagi… cewe banget!!

Keliatan si sebenernya dari gambar cover yang memperlihatkan tiga orang perempuan tokoh sentral: Lily (Felicity Huffman), Georgia (Jane Fonda), dan Rachel (Lindsay Lohan). Ketiganya anak beranak, maksud gw, Georgia punya anak Lily, dan Rachel anaknya Lily (jadi Georgia itu neneknya Rachel dan Rachel itu cucunya Georgia hmm…you know lah..). Sambil menunggu waktu masuk kuliah, selama liburan musim panas Rachel dititipkan oleh Lily di rumah Georgia. Idaho, tempat Georgia tinggal, sangat jauh berbeda dengan suasana California tempat Rachel dibesarkan. Hal ini menyebabkan Rachel merasa sengaja dibuang agar Lily dapat lebih menikmati waktu bersama suaminya.

Dari awal film sudah terlihat bahwa hubungan antar satu sama lain tidaklah harmonis. Lily yang dibesarkan Georgia dengan peraturan-peraturannya, berusaha membesarkan putrinya dengan cara yang sama sekali berbeda. Namun rupanya hal itu juga bukanlah jaminan untuk terjalinnya hubungan yang lebih baik antara Lily dengan Rachel. Hingga terungkapnya sebuah peristiwa yang membuat ketiganya bersatu, bahu-membahu, saling menemukan pentingnya kepercayaan antar satu sama lain, dan tentunya cinta.

Nonton film ini membuat gw jadi mereview kembali hubungan dengan ibu, dan nenek. Mencoba mengkaji bagaimana nenek membesarkan ibu, dan efeknya terhadap cara ibu membesarkan gw. Dan gw merasa sangat bersyukur dan terberkati dengan campur peran dua perempuan hebat dalam kehidupan gw. How I love them so…