Monthly Archives: Juli 2013

The Wolverine

Nonton film menjadi salah satu aktifitas favorit saya untuk ngabuburit. Tinggal duduk manis di kursi empuk dalam ruangan adem ber-ac, asyik tenggelam dalam cerita yang disajikan, tau-tau sudah mendekati waktunya berbuka puasa.

Daya tarik film ini (buat saya, personally) ada pada Hugh Jackman tentunya. Saya tidak yakin akan sesuka ini pada karakter Wolverine kalau bukan dia yang memerankannya. Menyenangkan juga melihat mbak Jean Grey muncul di sini. Saya selalu suka romantis-dramatisnya hubungan Wolverine dan Jean Grey. What about Jean Grey – Cyclops? Yaaaah… itu sih beda urusan lagi.

Beberapa film Hollywood baru yang akhir-akhir ini saya tonton kok sering menyelipkan satu atau beberapa pemeran dari Asia ya? di Red 2 ada Lee Byung Hun. Di sini ada Tao Okamoto dan Rila Fukushima. Sengaja narik pasar penonton lebih luas pastinya. Lihat saja betapa orang Indonesia berduyun-duyun menonton Fast & Furious 6 demi melihat aksi Joe Taslim beberapa waktu lalu. Nggak termasuk saya. Saya nonton Furious 6 demi mas Vin. Mo gak ada Joe Taslim asal ada mas Vin juga tetep bakal ta tonton itu film. Ga peduli seberapa panjang ga masuk akal runway pesawat di film itu. Lah kok malah jadi bahas film lain?

Yang jelas kalo nonton The Wolverine, jangan dulu terburu-buru beranjak meninggalkan kursi setelah film berakhir. Duduk-duduk dulu lah sejenak sambil nunggu kerumunan menuju pintu keluar studio mereda. Karena ada extra credit di tengah-tengah credit title yang sungguh amat sangat wajib untuk ditonton. Extra credit yang tak kalah (atau malah lebih) penting dari keseluruhan film.  Saksikan saja sendiri.. 😉

Iklan

Red 2. Not Impressed.

Saya termasuk yang menyukai kehebatan aksi para tetua yang disajikan dalam film Red beberapa tahun lalu. Oleh karenanya ketika dilanjutkan dengan sekuel: Red 2, saya bersemangat untuk melihatnya.

Apparently, it doesn’t impressed me much as the previous movie.

Kalo sekedar pengen liat aksi laga berantem, tembak-tembakan, ledakan.. ada. Tapi ceritanya kok kurang smooth mengalirnya ya? Belum juga sempat terkesan dengan setting yang disajikan, ujug-ujug udah pindah kota pindah negara begitu saja.  Well.. Om Bruce Willis tetep keren dengan botak seksinya, tante Hellen Mirren juga tampil bad ass sebagai nenek-nenek cantik yang lihai main senjata. Trus tante Catherine Zeta Jones itu usia berapa sih? Terlihat menua dari penampakan biasanya. Mungkin menyesuaikan dengan pemeran-pemeran lainnya.

Sudah.

Itu saja.

Saya tidak akan merekomendasikan film ini selain buat hiburan sekadar menanti waktu buka puasa.