Monthly Archives: Agustus 2013

Kla Project The Glamorous Electronic Journey: Legendary!

H-1 sebelum konser Kla Project, salah satu band terkeren yang pernah (dan masih) ada di Indonesia, saya sempat terlibat chat singkat di Twitter dengan Retno, Rani, dan Uke, yang berujung dengan Retno nitip beli tiket konser tersebut di Indomaret dekat kos saya. Baru tau juga saya kalau tiket konser bisa dibeli di Indomaret. Saya tinggal menanyakan ke petugas kasir, kemudian petugas kasir akan mengecek availability-nya, pilih kelas, bayar, dan sayapun mendapatkan struk berisi kode tiket untuk ditukar di lokasi konser (atau lokasi yang ditentukan). Impulsively, sekalian saya beli juga. Selama ini saya memang menyukai lagu-lagu Kla Project dan semakin penasaran sejak diiming-imingi si adek dan teman-teman yang menonton konser mereka di Semarang, Juni tahun lalu. Jadi biar kali ini gantian saya yang nonton Konser 25 tahun Kla Project berkarya di bilantika musik Indonesia, sementara teman-teman saya itu tidak MWAHAHAHAHAHA!!

Rupanya konser kali ini tidak seperti konser-konser yang biasa saya datangi (meski sangat jarang juga saya rela bayar demi nonton konser). Penyelenggara nampaknya sangat percaya bahwa pengunjung konser ini adalah orang-orang yang beradab dan behave, sehingga pemeriksaan untuk pengamanan tidak seketat konser-konser lainnya. Tinggal cek barcode di tiket, dan kitapun dapat leluasa melenggang dengan panduan petugas yang menunjukkan arah tempat duduk sesuai kelas tiket kita. Tidak ada pemeriksaan tas, penitipan gadget/kamera, apalagi menuang minuman dalam plastik-plastik yang merepotkan. Bahkan para pengunjung leluasa saja menenteng plastik kresek berisi persediaan kudapan dan minuman ke dalam lokasi. Padahal saya sudah merencanakan penyelundupan minuman kotak yang saya sembunyikan dalam kemasan pembalut wanita, yang ternyata sia-sia saja karena tidak ada pemeriksaan sama sekali. Gak usah diumpetin juga tetep bisa dibawa masuk. Hih!

Konser Kla Project

Konser Kla Project

And the concert was AWESOME! Beberapa lagu yang dimainkan memang jarang saya dengar, tapi kebanyakan berhasil membuat saya sing along, bahkan ikut goyang di lagu “Gerimis” yang jadi lagu penutup. Cuma lagu “Someday” yang saya gak keturutan. Dan jangan bilang siapa-siapa kalo saya sempet menyeka air mata ketika lagu “Semoga” dilantunkan. Duh lagu itu ya memang… Beberapa kali hafalan lagu saya gak sesuai dengan Katon, mungkin karena faktor umur dan saking banyaknya lagu dengan rangkaian lirik puitis dan vocab yang sering tak biasa, jadi om Katon ada lupa dikit-dikit liriknya. But hey.. itu toh lagunya dia sendiri. Suka-suka dia lah mo gimana nyanyiinnya hahahaha…

Tapi dari sekian banyak lagu, justru lagu ini yang terus terngiang di pikiran saya hingga sekarang pun. Entah kenapa.

*kemudian pandangan menerawang*


A Note

“Tak ada gading yang tak retak. Retakpun, tetaplah itu gading. Berharga.
Bisa saja nampak mulus utuh tanpa cela. Tapi itu plastik. Jauh beda harganya.”

2 Syawal, 1434H


P!ATD is Back!

Di antara guyuran artis dan band luar negeri yang datang ke Indonesia, hanya satu band yang saya tonton konsernya secara langsung: Panic! At The Disco. It was at Istora Senayan, tahun 2008 lalu. Saya memang sudah ngincer buat nonton konser mereka sejak pertama kali jatuh cinta dengan lagu-lagu di album “A Fever You Can’t Sweat Out”, yang diikuti dengan “Pretty. Odd.”. Suka aja merasa tertantang untuk “menaklukkan” kata-kata belibet di lagu-lagu album pertama dengan tema yang agak-agak nakal aneh tak biasa. Album keduanya lebih ringan, easy listening, tapi tetep enak di kuping. Setelah itu saya agak lost of track mereka ngapain aja. Baru beberapa hari lalu saya dengar P!ATD mengeluarkan single baru yang berjudul This Is Gospel dan sejak saya menonton videonya di youtube entah sudah berapa kali saya replay. Sepertinya album baru mereka akan menjanjikan.

“IF YOU LOVE ME LET ME GOOOOOOOOO”

*ikut tereak bareng Brendon Urie*

*dikeplak mas Brendon karena suara sember saya merusak lagu*

*keplak sayang*

aih..


Best Birthday Ever

The eMTe's

The eMTe’s

Apparently, berulang tahun di antara riuh suasana perayaan Idul Fitri itu sungguh sangat menyenangkan. Apalagi bertepatan dengan momen berkumpulnya keluarga besar kesayangan. Berbagi tawa, cerita, dan tentunya doa.

It wasn’t really my day, but it surely was my best birthday. ever!