Tentang Skyfall

Seperti sudah lama sekali sejak saya memanfaatkan blog ini sebagai sarana mengomentari film-film yang habis saya tonton. Padahal kalau melihat arsip postingan lama, dulu hampir setiap film yang saya anggap menarik atau malah saking tidak menariknya, saya bagi cerita di sini. Dan film Skyfall.. rasanya terlalu sayang untuk lewat begitu saja. Ketika nonton untuk kedua kali, partner nonton saya bertanya apakah saya akan mem-blog-kan film ini. I said no. Malas. Lagipula euforia-nya sudah lewat. Namun ketika saya terseret nonton lagi untuk ketiga kali, berarti memang ada sesuatu dalam film ini yang begitu menarik hati. Dari sekian banyak film yang dirilis, tidak semuanya saya tonton di bioskop. Dari yang saya tonton di bioskop, hanya film-film tertentu saja yang sanggup saya tonton hingga dua kali. Jika saya sampai menonton sebuah film tiga kali…. tak diragukan lagi: saya jatuh cinta.

Ya, saya jatuh cinta pada film ini. Saya jatuh cinta pada sosok Bond yang manusiawi dan bikin pengen manjat. Bukan superhero flamboyan yang tetap tampan macho klimis tak tercela setelah gluntungan di antara ledakan dan berbagai adegan laga. Bond ala Daniel Craig ini lebih nyata. Dia bisa capek, tremor, berdarah, meleset, dan menua. I’ve never been one of Agent 007 huge fans anyway.. but THIS Bond… sampai terbawa mimpi. #halah

Kepiawaian Sam Mendes meracik film yang begitu indah hingga jika di-freeze di mana saja dapat menjadi gambar yang cantik nan artistik begitu memanjakan mata. Javier Bardem berhasil memerankan Raoul Silva, tokoh antagonis yang kegilaannya berani disandingkan dengan Joker di The Dark Knight.  Sayapun dapat dengan legowo menerima Mallory, tokoh pendatang baru yang dipersiapkan sebagai pengganti M. Meski itu berarti juga merelakan tampuk kepemimpinan badan intelijen inggris ke tangan Voldemort? Oh tidak.. apa yang akan diperbuatnya dengan dunia muggle yang lemah tak berdaya ini? #salahceritawuoy!

Above all.. rasanya tak perlu lagi saya ceritakan betapa saya merekomendasikan film ini. Jika saya sanggup menontonnya tiga kali, tentu film ini jauh lebih layak tonton ketimbang film vampir berkilau dan perempuan labil yang kemaplok itu bukan?

*pinjem gambar semena-mena dari sini dan sini


26 responses to “Tentang Skyfall

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: