Sekelumit Rectoverso

Sahabatku, usai tawa ini
Izinkan aku bercerita:

Telah jauh, ku mendaki
Sesak udara di atas puncak khayalan
Jangan sampai kau di sana

Telah jauh, ku terjatuh
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini sampailah, aku di sini..

Yang cuma ingin diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala ku terbaring sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
Mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik: “Pandang aku, kau tak sendiri, oh dewiku..”
Dan demi Tuhan, hanya itulah yang..
Itu saja ku inginkan

Sahabatku, bukan maksud hati membebani,
Tetapi…

Telah lama, ku menanti
Satu malam sunyi untuk ku akhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji…

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala ku terbaring sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik: “Selamat tidur, tak perlu bermimipi bersamaku…”

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

-Curhat buat Sahabat by Dewi Lestari-

Lagu ini sedang sering-seringnya gw dengarkan. Lagu berjudul yang sama dengan cerita pembuka di novel Rectoverso. Perih mengiris. Seperti menampar. Lagu tobat, kalo kata Pizka. Liriknya itu lo… begitu mengena. Apalagi Dewi Lestari menyanyikannya dengan begitu indah mendayu. Seperti sengaja membuatkan soundtrack kisah pribadi hiks..

Favorit gw yang lainnya adalah lagu “Peluk”, yang pernah dinyanyikan juga oleh Shanty. Kali ini sang pencipta lagu membawakannya secara berduet dengan Aqi vokalis band Alexa. Nuansa yang hadir menjadi lebih.. berasa. Sayangnya lagu ini tak juga gw temukan di playlist tempat gw biasa mengemaskan suara sumbang *summon para pemilik tempat karaoke, rikues lagu ini dong*.

Gw memang bukan ahlinya di bidang musik, sekedar penikmat. Dan kalau ada satu kata yang akan gw pilih untuk mendeskripsikan album Rectoverso, maka itu adalah: Cantik.


29 responses to “Sekelumit Rectoverso

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: