Oleh-oleh dari Tanjungpinang

Abis dari Tanjungpinang. Lagi-lagi dalam rangka tugas, dan tetep  nyempetin buat jalan-jalan.

LAGOI beach Kali ini ke Kawasan Bintan Beach Resort di Lagoi. Sebuah kawasan resort yang tertata asri dan cantik dengan pantai berpasir putih nan lembut. Rindangnya pepohonan hutan sepanjang jalan menuju pantai seakan ingin menjaga kecantikan pantai dan privasi mereka yang ada di sana. Barangkali itulah salah satu faktor yang membuat resort-resort yang ada di sana bertarif cukup mahal dan (sepertinya) karena alasan ekonomis serta kedekatan geografis, mata uang dollar singapura-lah yang lazim digunakan di sana (hiks.. rupiahku yang malang).

Satu hal lagi selain soal mata uang yang diskriminatif. Kawasan ini juga dijaga oleh Lagoi flagpengamanan yang sangat ketat. Hanya tamu resort yang bisa menikmati sepuasnya keindahan alam disana. Gw dan tim cukup beruntung dapat menyusup memasuki area karena menggunakan driver yang punya koneksi “orang dalam” dan menggunakan sedikit trik menghadapi petugas keamanan. Bahkan untuk menikmati pantai pun tak bisa bebas berlari kesana kemari dari ujung pantai sebelah sana sampai ujung yang sono karena sudah terdapat batas-batas berupa bendera atau menara yang tak boleh kita langgar atau berurusan dengan keamanan resort.

Lagi-lagi hiks.. Apa cuma yang punya uang yang boleh bersenang-senang??

About these ads

22 responses to “Oleh-oleh dari Tanjungpinang

  • ayahshiva

    itu di bangka apa batam?

  • ika

    wah saya tau tempat itu pas nonton di tipi, tempatnya memang indah banget ya mbak kayaknya,,sayangnya mata uangnya itu..dolar spore..wew musti bawa duit banyak dulu neh kalo mo kesana

  • emyou

    @ayahshiva: Pulau Bintan. Provinsi Kepulauan Riau tepatnya.

    @ika: Iyah.. Sayangnya gw gak, jadi cuma bisa liat-liat dan poto-poto di area terbatas.

    Ada si, yang mau terima rupiah dengan harga di-kurskan dari dollar singapura. Tapi kan tetep aja rasanya beda. Berasa rupiah jadi mata uang kelas dua di sana.

  • kabarihari

    ah memang segala sesuatu yg bagus dari negri ini bukanlah untuk bangsa ini sendiri..

  • sofianblue

    lah kok gitu? ah.. dasar!! milik ibu pertiwi berubah jadi milik pribadi.
    dasar kapitalis!!

    oleh-oleh buatku ada nggak?? :p

  • Tigis

    gue malah belon pernah skalipun ke bintan mskpun tinggal di batam. Koq ke tempat gituan ga ada foto narsisnya :)

  • toko mebel

    asem ik….
    aku rak diajak ik…:(
    wah, sesuk nak lungo neng lombok ra sah ngajak kowe yo :)
    oleh-olehe ndi?
    diposke wae yo, saya siap menerima dengan ikhlas :)

  • harriansyah

    mantap ye tempatnya.. gimane gimane

  • itikkecil

    yah….. ironi, orang indonesia tapi agak susah masuk di wilayah indonesia :D

  • emyou

    @kabarihari: Iyah. Macem kopi luwak dari indonesia yang katanya nomer satu di dunia ituh, belum sekalipun gw perna mencicipnya. Kalo mo beli dimana ya??

    @sofianblue: Denger-denger si, kebanyakan resort di sana itu milik asing. Ada si yang milik konglomerat negeri, tapi tetep aja, gak ramah ama warga negeri sendiri yang gak punya duit

    Kan oleh-oleh cerita dan fotonya bole buat semua, termasuk kamu ;)

    @Tigis: Coba deh, bagus kok. Kan cuma berapa menit naek kapal ferry tuh.

    Ada beberapa foto narsis, tapi demi kemanusiaan dan untuk menjaga kewarasan pembaca blog lebih baik tidak dipublikasikan :D

    @toko mebel: Kan wis ta oleh-olehi crito :P

    @harriansyah: Iyah. Selaen ke Lagoi, kalo lagi ke Bintan wajib juga buat ngunjungin Pulau Penyengat. Liat kehidupan warga dan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di sana.

    @itikkecil: Itu juga yang bikin sebel Mba. Uda gitu kalo mo belanja dilabelin pake dolar sing. Meski beberapa tempat memberi diskon khusus wisatawan lokal, tapi kan tetep aja berasa gak nasionalis. Dimana-mana memang uang yang berkuasa.

  • Rafki RS

    Wah, baru dari Tanjung Pinang toh? Pasti lewat Batam dong ya? Memang indah itu pantai lagoi. Katanya sih Bali kedua.

    Mengenai mata uang, itulah yang perlu disesalkan. Mata uang dolar Singapura lebih populer di daerah Riau Kepualauan ini. Nggak tahu kenapa. Mungkin karena saking banyaknya orang Singapura yang berkunjung ke sini, atau karena faktor geografis yang sangat berdekatan. Bahkan untuk barang-barang keperluan sehari-hari, masyarakat sini (Riau Kepulauan) lebih banyak mengkonsumsi barang yang berasal dari Singapura daripada barang yang didatangkan dari Jakarta.

  • Bootdir

    Tumben dirimu ga nampang di foto?
    Kameramu terlalu ‘canggih’ untuk orang Kepri yg biasa pake barang Singapur? :p

  • alfaroby

    mupeng nih… udah lama gak jalan jalan kemana mana… paling paling ke kampus ama konter pulsa trus warung makan… mentok mentokna di kos…

  • hanggadamai

    hanya yg punya uang ya???

  • ratutebu

    waaahhhh.. kok jalan-jalan ga ajak-ajak siii.. :( *iri mode ON*

  • emyou

    @Rafki RS: Iya pak, ada yang bilang Lagoi itu kayak Bali waktu masi sepi. Jadinya masi bebas buat para tamu resort berjemur sesuka hati hehehehe…

    @Bootdir: Ada si foto narsisnya, tapi tidak untuk dipublikasikan (saking aneh pose2nya) Kalo mas mo liat nyamper aja ke tempatku ;)

    @alfaroby: Makanya sekali2 coba kunjungi tempat2 laen dong. Kalo mo maen spontan, asal ke terminal/stasiun/bandara terdekat tus pilih aja jadwal keberangkatan paling awal. Kan bisa jadi petualangan seru tuh ;)

    @hanggadamai: Yah setidaknya buat beli tiket ke sana butuh uang kan?? :D

    @ratutebu: Topik utama perginya kan buat kerja. Jalan-jalan jadi bonus yang menyenangkan :D

  • dimasu

    adduuh… jadi pengen ke bintan ^^ ..dari fotonya keren.

  • Forego

    Somehow i missed the point. Probably lost in translation :) Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Forego

  • kiki

    wah enaknya aku belum pernah kesitu lho, kapan kapan ajak gua dong!!!!!!!!!!!!

  • diezha

    nbak pernah ke lagoi ya???
    saya kerja disana dan lahir di tanjungpinang. kapan2 maen lagi kesini ya mbak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 65 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: