Satu Langkah Tercentang

biar foto pake kamera hape seadanya yang penting akhirnya eMTe juga

Ada saatnya saya melembur nyaris tak tidur tiap malam selasa demi tugas-tugas pak Tasrif. Di lain kesempatan, saya bersama teman-teman kelompok tiga berkeliling Bandung naik turun angkot di tengah hujan deras untuk mewawancara sopir-sopir angkot demi tugas pak Sonny. Pernah juga kami beramai-ramai diajak Prof Widjajono Partowidagdo (alm) untuk hiking dari Dago melintas Tahura Juanda ke Maribaya. Diskusi-diskusi panjang di lounge SP yang tak jarang sampai malam, ataupun belajar kelompok di Potluck sampai ketiduran. Belum lagi jungkir balik stres berkepanjangan demi menyelesaikan tesis. Terlalu banyak rasanya kenangan yang tercipta selama dua tahun terakhir berlabuh di kampus Ganesha untuk dirangkum dalam sebuah postingan. Yang jelas, Jumat kemaren saya wisuda. Puji Tuhan dan seluruh penghuni semesta alam yang telah membantu saya berproses untuk melalui itu semua. You know who you are.. :)


43 responses to “Satu Langkah Tercentang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: