Sebuah kabar duka sampai melalui pesan singkat yang dikirim adik saya semalam. Kyai Munif Djazuli, pengasuh Pondok Pesantren Queen Al-Falah, Ploso, Mojo, Kediri, telah berpulang. Terakhir sowan ke Kediri, beliau sudah dalam kondisi sakit. Sakitnya sudah lama, bahkan sejak saya masih tinggal di Jakarta.
Jika posisi sebagai pengasuh pesantren dan sebutan Kyai terdengar kuno dan konvensional, but if you met him.. you’d change your mind. Seperti halnya almarhum Gus Miek, kakaknya, Gus Munif juga dikenal dengan tampilannya yang modern. Tapi lebih penting lagi, pola pikirnya sangat visioner, moderat dan open minded.
Dengannya saya bisa cerita apa saja, termasuk tentang pacar-pacar yang ketika itu tidak bisa saya ceritakan pada orang tua (I’ve known him since I was in high school). Dia selalu percaya kalau saya bisa meraih apapun, dan encourage untuk menjadi lebih dari saya yang sebelumnya. Kalau bukan karenanya mungkin saya tak akan menjadi seperti yang sekarang ini. Dia membebaskan, sekaligus menjaga agar tidak keluar jalur. Seorang sahabat, penuntun, dan sosok yang sangat saya hormati.
Saya biasa menyebutnya Big Bozz. And he’s the coolest guardian ever!
*gambar dipinjam semena-mena dari sini
Januari 31st, 2012 at 7:49 am
people come and go in your life.. but the special one(s) will leave footprint.
Februari 1st, 2012 at 7:18 am
*peluk-peluk kitin*
Januari 31st, 2012 at 10:07 am
:’(
Februari 1st, 2012 at 7:18 am
Januari 31st, 2012 at 3:28 pm
Turut berduka cita
Februari 1st, 2012 at 7:19 am
makasyi sibair
Januari 31st, 2012 at 3:55 pm
turut berduka cita ya, pha, semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik
Februari 1st, 2012 at 7:19 am
amiiiiin… makasyi fenty
Januari 31st, 2012 at 6:32 pm
:’(
turut berduka pha
Januari 31st, 2012 at 7:27 pm
Turut berduka ya Mpah…
Aku punya beberapa kawan lulusan pesantren, dan aku seneng bergaul dengan mereka. Lebih moderat dan lebih rasional.
Peluks
Februari 1st, 2012 at 7:20 am
makasyi eka.. *peluk-peluk*
Januari 31st, 2012 at 8:55 pm
My deep condolences …
Februari 1st, 2012 at 7:20 am
thank you, mba pinkparis
Januari 31st, 2012 at 9:54 pm
turut berduka pha…
Februari 1st, 2012 at 7:21 am
makasyi wo..
Februari 1st, 2012 at 1:03 pm
Februari 2nd, 2012 at 2:43 pm
Innalillahi Wa’innailaihi raji’un…
Februari 7th, 2012 at 1:39 pm
wah secara pribadi kurang kenal dengan gus munif.
cuma kenal dengan gus miek, secara beliau yang sering silaturahmi ke rumah kl lagi di jogja. dan itu waktu daku kecil.
dan krn jauh dr rumah, jd ga apdet ama berita2 kyai yang berpulang.
innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Februari 11th, 2012 at 11:47 am
innalillahi wainna ilaihi rojiun.. Turut berduka ya Pha…