Posted by: emyou on: Juni 23, 2008
Akhirnya Jakarta lagi setelah tiga hari terbakar di bawah terik matahari kota Jambi. Satu hal yang gw pelajari: Sebelum berangkat keluar kota dalam rangka pekerjaan, pastikan dulu jenis tugas seperti apa yang akan dihadapi sebelum packing untuk berangkat. ![]()
Ya..mungkin kesalahan gw sendiri, hanya berbekalkan ilmu “biasanya”. Tugas-tugas luar kota gw sebelumnya adalah penyelenggaraan atopun keikutsertaan dalam acara yang biasanya dilaksanakan indoor, adem dalam ruangan ber-ac, dan memerlukan ja-im alias behave. Tapi tugas yang gw dapet kemaren di Jambi bener-bener berbeda. Jadilah gw SALah kosTUM dan sepatu flat gw harus terseok-seok di antara tanah yang digemburkan paksa oleh mesin-mesin besar ituh. Untung gw gak jadi bawa blazer. Fiuuuuuuuuhhhh……..
Tapi semua letih terbayar ketika sesampai di Jakarta, gw mengikuti acara Jakarta Heritage Trail yang diselenggarakan Komunitas Historia dalam rangka hari jadi kota Jakarta ke-481 kemaren. Dengan Asep Kambali sebagai guide bagi lebih dari seratus orang yang turut dalam rombongan, kami menyusuri berbagai museum dan bangunan tua di daerah Kota di antaranya Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia, di akhiri dengan pemutaran film disertai penjelasannya di kantor Unit Pelaksana Teknis
Kota Tua Jakarta. And it was really amazing. It got me thinking that history could be fun. Andai saja cara mengajar yang digunakan guru sejarah gw dulu lebih menyenangkan, tentu gw gak akan segitu sulitnya mencocokkan nama, tahun dan peristiwa-peristiwa hebat yang pernah terjadi. Dan gw jadi pengen belajar lagi tentang sejarah bangsa ini, sebagai bagian dari proses pengenalan jati diri. I’m a part of this country, and this country is a part of me.
kyknya belakangan ceritanya banyak pikniknya nih. Jadi pengen balik jaman SD sering study tour
met ultah jakarta, smoga tenggelamnya bisa ditunda
pewwww……mandornya cakep euy…..yang di depan alat berat tuh…….hehehehe sempet2 nya narsis di lokasi kayak gitu……
Hehehe nencap deh tu spatu di tanah gembur..
.. kalo make blazer wahhh nambah ancuurrr..hihi.. belajar sejarah lagi mbak ? ….hwehwe…
Saya dulu kalau tugas, baju andalannya adalah celana panjang, blouse lengan pendek dan blazer…sepatu flat. Jadi kalau di ruangan AC blazer tinggal di pakai, kalau ke kebun atau pabrik, ya buka blazernya…terus tinggal ambil topi atau syal lebar, agar tak terkena terik matahari. Akibat kerja seperti ini wajah memang jadi rusak…panas dan dingin bergantian.
Sekarang, karena musim demo di Jakarta, hal tsb berlaku lagi..jika jalanan macet copot blazernya (masukkan dalam tas…saya siap bawa tas mirip kantong sehingga tas kerjapun bisa masuk sini)….siap naik ojek atau bajaj yang bisa menyelip diantara kendaraan (maklum ga berani nyopir).
alhamdulillah gak pernah ngerasa salah kostum karena ga pernah merhatiin kostum
pernah pakai kaos oblong dan sandal jepit naik gunung
pakai jaket rapet di tengah siang.
so..?
kadang aku disebut orang aneh..
biarin..
[...] setiap minggu adaaaaa aja acaranya. Baik itu dalam rangka kerjaan maupun acara pribadi. Mulai dari Jambi, Bandung, Bali, Jogja, Magelang, Semarang, pulang ke rumah.. Senang sudah pasti, capek juga tentu, [...]
Juni 23, 2008 pada 11:11 am
emang sejarah bisa jadi fun
apalagi kalo ga cuma teori alias ada praktek perang-perangan