Posted by: emyou on: Mei 23, 2008
Abis dari Tanjungpinang. Lagi-lagi dalam rangka tugas, dan tetep nyempetin buat jalan-jalan.
Kali ini ke Kawasan Bintan Beach Resort di Lagoi. Sebuah kawasan resort yang tertata asri dan cantik dengan pantai berpasir putih nan lembut. Rindangnya pepohonan hutan sepanjang jalan menuju pantai seakan ingin menjaga kecantikan pantai dan privasi mereka yang ada di sana. Barangkali itulah salah satu faktor yang membuat resort-resort yang ada di sana bertarif cukup mahal dan (sepertinya) karena alasan ekonomis serta kedekatan geografis, mata uang dollar singapura-lah yang lazim digunakan di sana (hiks.. rupiahku yang malang).
Satu hal lagi selain soal mata uang yang diskriminatif. Kawasan ini juga dijaga oleh
pengamanan yang sangat ketat. Hanya tamu resort yang bisa menikmati sepuasnya keindahan alam disana. Gw dan tim cukup beruntung dapat menyusup memasuki area karena menggunakan driver yang punya koneksi “orang dalam” dan menggunakan sedikit trik menghadapi petugas keamanan. Bahkan untuk menikmati pantai pun tak bisa bebas berlari kesana kemari dari ujung pantai sebelah sana sampai ujung yang sono karena sudah terdapat batas-batas berupa bendera atau menara yang tak boleh kita langgar atau berurusan dengan keamanan resort.
Lagi-lagi hiks.. Apa cuma yang punya uang yang boleh bersenang-senang??
wah saya tau tempat itu pas nonton di tipi, tempatnya memang indah banget ya mbak kayaknya,,sayangnya mata uangnya itu..dolar spore..wew musti bawa duit banyak dulu neh kalo mo kesana
gue malah belon pernah skalipun ke bintan mskpun tinggal di batam. Koq ke tempat gituan ga ada foto narsisnya
asem ik….
aku rak diajak ik…:(
wah, sesuk nak lungo neng lombok ra sah ngajak kowe yo ![]()
oleh-olehe ndi?
diposke wae yo, saya siap menerima dengan ikhlas
Wah, baru dari Tanjung Pinang toh? Pasti lewat Batam dong ya? Memang indah itu pantai lagoi. Katanya sih Bali kedua.
Mengenai mata uang, itulah yang perlu disesalkan. Mata uang dolar Singapura lebih populer di daerah Riau Kepualauan ini. Nggak tahu kenapa. Mungkin karena saking banyaknya orang Singapura yang berkunjung ke sini, atau karena faktor geografis yang sangat berdekatan. Bahkan untuk barang-barang keperluan sehari-hari, masyarakat sini (Riau Kepulauan) lebih banyak mengkonsumsi barang yang berasal dari Singapura daripada barang yang didatangkan dari Jakarta.
Tumben dirimu ga nampang di foto?
Kameramu terlalu ‘canggih’ untuk orang Kepri yg biasa pake barang Singapur? :p
@Rafki RS: Iya pak, ada yang bilang Lagoi itu kayak Bali waktu masi sepi. Jadinya masi bebas buat para tamu resort berjemur sesuka hati hehehehe…
@Bootdir: Ada si foto narsisnya, tapi tidak untuk dipublikasikan (saking aneh pose2nya) Kalo mas mo liat nyamper aja ke tempatku
@alfaroby: Makanya sekali2 coba kunjungi tempat2 laen dong. Kalo mo maen spontan, asal ke terminal/stasiun/bandara terdekat tus pilih aja jadwal keberangkatan paling awal. Kan bisa jadi petualangan seru tuh
@hanggadamai: Yah setidaknya buat beli tiket ke sana butuh uang kan??
@ratutebu: Topik utama perginya kan buat kerja. Jalan-jalan jadi bonus yang menyenangkan
adduuh… jadi pengen ke bintan ^^ ..dari fotonya keren.
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Forego
wah enaknya aku belum pernah kesitu lho, kapan kapan ajak gua dong!!!!!!!!!!!!
Mei 23, 2008 pada 3:12 pm
itu di bangka apa batam?