Posted by: emyou on: Maret 18, 2008
Lagi baca Edensor-nya Andrea Hirata, nemu puisi di halaman 93 . Gw suka bagian yang ini:
“…
Rampas jiwaku!
Curi masa depanku!
Jarah harga diriku!
Rampok semua milikku!
Sita!
Sita semuanya!
Mengapa kau masih tak mau mencintaiku?!”
To twiiiiiiiittt….!!!
Ceritanya ini adalah puisi yang dibaca Arai di depan pusara Jim Morrison, untuk cinta dalam hidupnya.
*ngerampok gambar dari sini
Posted by: emyou on: Maret 12, 2008
Upaya peningkatan pelayanan memang bisa dilakukan oleh siapa saja. Salah satunya Kopaja 66 yang gw tumpangi kemaren sore. Selaen armadanya tergolong baru (bisnya masih bagus), dan lebih bersih dari bis-bis angkutan umum biasanya, bis ini juga menyediakan tv dan dvd yang memutarkan lagu-lagu pop untuk menemani perjalanan. Hebatnya, penumpang bahkan bisa request (asal mau berakrab-akrab [...]
Posted by: emyou on: Maret 5, 2008
Emang masi jaman yak, tebar missed call dengan maksud biar ditelfon balik??
Gw kenal orang yang hobinya menghubungi nomer telfon orang-orang yang dikenalnya tapi ga sampe keangkat. Cuma satu ato dua deringan tus langsung dia tutup. Maksudnya biar si yang dihubungi itu telfon balik ke dia, ato sekedar menunjukkan ”Hey.. ini loh gw masi idup”. Ato yang lebi nyebelin, ditutup langsung ketika tau telfon uda diangkat penerima. Siyallll!!!!
Aksi yang biasa disebut missed call alias miskol ini sekali-dua kali sih ok. Mungkin dia pemakai kartu prabayar yang pulsanya lagi terbatas, ato mungkin juga salah pencet nomer jadinya ketika dia sadar nomer yang dia maksud untuk dihubungi bukan yang itu, makanya dimatiin. Tapi ketika hal itu dilakukan setiap saat setiap waktu, mau gak mau berasa mengganggu juga. Apalagi kalo disambung dengan sebuah sms [...]
Komentar Terakhir