Posted by: emyou on: September 21, 2007
Sepertinya uda jadi maklum kalo yang namanya bangun sahur itu susah banget. Biasanya jam segitu ini mata masi merem dengan nikmatnya kok uda disuruh melek. Mungkin dengan alasan yang sama stasiun-stasiun tv jadi banyak yang bikin acara komedi buat nemenin sahur. Kan dengan ketawa-ketiwi mata jadi gampang melek. Tapi apa iya, format acara seperti itu yang paling cocok buat nemenin sahur??
Beberapa hari ini gw lebi sering sahur ditemenin Vincent dan Desta karena guyon mereka yang konyol dan segar. Slogan “tuut..tuut.. gudjes..gudjes wakwaww…” yang ditampilkan Eko dan Ulfa cs kok [...]
Posted by: emyou on: September 18, 2007
“Allahumma sallimna li romadhon..
Allahumma sallimna li romadhon..
Wa sallim romadhona lanaa..
Wa tasallamhu minna mutaqabbala..
Wa tasallamhu minna mutaqabbala…”
Kangen Ramadhan di Al-Muayyad.
Kangen bacaan ini di setiap menjelang sholat berjama’ah.
Kangen dengung bacaan Al-qur’an dimana-mana. Kangen antri makan sahur diiringi bacaan asma’ul husna.
Kangen ”bersaing” siapa yang lebi dulu khatam Al-qur’an.
Kangen waktu yang tak terasa berlalu karena padatnya jadwal, membagi waktu antara sekolah pagi, sekolah sore, mengaji Al-qur’an dan mengaji kitab.
Kangen memanfaatkan setiap waktu luang untuk membaca Al-qur’an, ketika menunggu guru, jam kosong, bahkan antri mandi sekalipun.
Kangen suasana rame yang mendadak menjadi hening ketika waktu berbuka puasa tiba.
Kangen nuansa khusyuk syahdu Ramadhan [...]
Posted by: emyou on: September 13, 2007
Temen-temen yang ada di sekitar gw pasti uda bosen denger gw bilang pengen potong rambut. Seperti uda sejak entah kapan gw bosen ama gaya rambut gw yang gitu-gitu aja. Kayaknya dalam beberapa tahun terakhir ini ga sampe tiga kali deh gw ganti model rambut. Itupun cenderung standar. Hal ini dapat diliat dari respon yang temen-temen gw perlihatkan setiap kali gw abis dari salon buat ganti mode. Biasa ajah, ga terlalu amazed. Paling cuma jadi tambah pendek [...]
Posted by: emyou on: September 13, 2007
Tadi malem.
Kost sepi. Beberapa penghuninya memilih untuk pindah. Tinggal gw, tetangga sebelah kamar, seorang mbak entah siapa di kamar bawah, dan keluarga ibu penunggu kost. Sesampai di ujung tangga musik berdentum-dentum itu terdengar lagi. Haduhhh.. ampun Gusti…
Gw terus berjalan sampai di depan kamar. Bertepatan dengan tetangga sebelah keluar dari kamarnya, mau turun.
“Saya takut, sepi. Mbak gitu sholat..Saya kan nggak pernah sholat. Susuk saya banyak lagi..”
Sampai situ dia terdiam tidak melanjutkan kata-katanya. Mungkin sadar uda mengatakan sesuatu yang bukan konsumsi publik. Gw cuma bisa tersenyum dan ber-ooo ria. Bingung mo ngomong apa. Sementara dalam hati ngakak gak karuan.
Baru aja ama Priska dan Indah nyinggung soal susuk, kok ya langsung dapet [...]
Posted by: emyou on: September 7, 2007
Setelah sekian lama penasaran dengan film ini, akhirnya semalem nonton juga. Sempet ketinggalan waktu diputer di Jiffest, gara-gara jam tayangnya pas gw masi di kantor. Untung film ini tus diputar lagi serentak di 4 kota: Jakarta, Bandung, Semarang dan Jogja.
Sebelum berangkat si sempet kepikiran dan menyiapkan diri untuk berhadapan dengan sebuah film serius yang mungkin akan memaksa dahi sedikit berkerut untuk memahaminya. Secara, ini film masuk nominasi berbagai festival internasional seperti [...]
Posted by: emyou on: September 3, 2007
Jalan-jalan di mal “wajib” (saking seringnya ke sana, jadi seperti kewajiban buat mampir hehehe), Pasaraya Grande tadi malem, dengan background musik lagu-lagu rakyat (mungkin pengelolanya masi kebawa suasana Agustus-an. Hey..tapi ini kan uda September??). Mengingatkan pembicaraan dengan Indah di mal yang sama beberapa waktu lalu.
Salah satu lagu yang diputar berulang-ulang adalah lagu ”Ayo Mama” yang kalo gak salah berasal dari Maluku. Pas di bait yang berbunyi:
”Ayo mama, jangan mama marah beta.
Dia cuma, dia cuma cium beta..
Ayo Mama, jangan mama marah beta..
Lah anak muda punya biasa…”
Sambil mencoba-coba sepatu, mendengar lirik lagu itu, iseng gw berkomentar:
“iya ya.. kan cuma dicium. Kenapa musti dimarahin? Gimana ceritanya kalo diculik dibawa kabur?”
“Yah ciumnya dimana dulu??” Sahut Indah.
Huahahahahah….ooo gitu ya?? Emang dimana?? *belagak bodo mode on*
Komentar Terakhir